- Jelaskan mekanisme fisiologis proses difusi dan osmosis di dalam sel !
- Difusi ialah perpindahan molekul/partikel zat terlarut dari larutan yang lebih pekat (konsentrasi zat terlarut lebih tinggi) ke larutan yang lebih encer (konsentrasi zat terlarut lebih rendah). Sebagai contoh pertukaran udara melalui stomata, pada siang hari terjadi proses fotosintesis yang menghasilkan oksigen sehingga konsentrasi O2 meningkat yang akan menyebabkan difusi O2 dari daun ke udara luar melalui stomata, sebaliknya konsentrasi CO2 di dalam jaringan menurun (karena digunakan untuk fotosintesis) sehingga CO2 dari udara luar masuk melalui stomata.
- Osmosis ialah perpindahan air atau zat pelarut dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat melalui membran semipermiabel. Sebagai contoh, jika kita merendam wortel ke dalam larutan garam 10% maka sel-selnya akan kehilangan rigiditas (kekakuan)nya. Hal ini disebabkan potensial air dalam sel wortel lebih tinggi dibanding potensial air pada larutan garam sehingga air dari dalam sel akan keluar ke dalam larutan tersebut. Osmosis juga dapat terjadi dari sitoplasma ke organel-organel bermembran.
- Jelaskan informasi tentang :
a. Mitokondria
Mitokondria merupakan organela yang memiliki 2 unit membran, yaitu membrane luar dan membrane dalam. Antara kedua unit membrane teersebut terdapat ruang antarmembran dan di sebelah dalam menbran dalam terdapat matriks. Mitokondria berfungsi sebagai penghasil ATP, yaitu senyawa kimia berenergi tinggi. Dalam mitokondria juga berlangsung reaksi-reaksi untuk biogenesis mitokondria.
b. Lisosom
Lisosom dapat ditemukan dalam sel sebagai bangunan berbentuk kantung kecil bermembran, yang berisi enzim hidrolitik dan memiliki pH rendah. Enzim dalam lisosom bekerja untuk menghancurkan bagian sel yang sudah tua dan tidak diperlukan lagi, serta berbagai zat lain yang masuk ke dalam sel, baik nutrient maupun benda asing seperti bakteri dan virus.
c. Retikulum Endoplasma
Retikulum endoplasma ( RE ) yaitu bangunan berbentuk saluran berkelok-kelok yang dibatasi membrane. RE merupakan perluasan dari membrane plasma ke arah dalam menuju membrane inti. RE dapat dibedakan menjadi 2, yaitu RE halus dan RE kasar. RE kasar memiliki banyak butiran/granula halus yang menempel pada membrannya, sedangkan RE halus tidak. Butiran / granula halus tersebut adalah ribosom, yang berperan penting dalam sintesis protein. RE kasar mampu menyelenggarakan proses sintesis protein, sedangkan RE halus tidak. RE halus berfungsi dalam sintesis zat bukan protein.
RE juga berperan memasok nutrient ke berbagai organela lain dalam sitoplasma dan mengangkut hasil sintesis serta membuang zat sisa dari organela tersebut.
d. Badan Golgi
Aparatus golgi bekerja sebagai bagian dari system transport dalam sel, juga berkaitan dngan pembentukan dan pengemasan bahan yang akan dikeluarkan dari sel.
e. Sentriol
Sentriol merupakan bangunan berbentuk tabung kecil dan memiliki peran penting selama pembelahan sel, yakni dalam pembentukan benang spindel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar